TAMAN GANTUNG

Mempunyai lahan yang sempit tapi ingin punya taman yang cantik? Ingin menghilangkan kesan “tembok yang keras” pada dinding sekolah atau hunian? Ini solusinya!

PUSTAKA MINI

Sudut ruangan sering kali menjadi sisi yang tak terjamah oleh pemiliknya. Mari hidupkan sudut ruangan dengan mengkreasikannya menjadi setiap sudutnya dengan buku. Ini contohnya!

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 13 Juni 2011

Penerimaan Peserta Didik Baru TA 2011/2012

Sehubungan akan berakhirnya tahun ajaran 2010/2011, SD Negeri 02 Percontohan - Bukittinggi akan segera melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2011/2012. PPDB di sekolah ini akan dilakukan lebih cepat daripada SD Negeri lainnya yang ada di Bukittinggi. Berikut isi pengumumannya!


PENGUMUMAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
RINTISAN SEKOLAH DASAR BERTARAF INTERNASIONAL (RSDBI)
SD NEGERI 02 PERCONTOHAN BUKITTINGGI
TAHUN PELAJARAN 2011/2012


A. Pendaftaran Tahap I tanggal 20 dan 21 Juni 2011 dengan persyaratan :
1. Membawa calon siswa yang akan mendaftar untuk mengikuti tes minat dan bakat.
2. Mengisi blanko pendaftaran yang disediakan oleh panitia
3. Membawa KTP Asli orangtua yang masih berlaku + foto copy 1 lembar
4. Membawa Kartu Keluarga Asli yang masih berlaku + foto copy 1 lembar
5. Membawa Akte Kelahiran Asli dari Kantor Catatan Sipil + Foto copy 1 lembar.
6. Foto copy Ijazah TK/PAUD 1 lembar

B. Pengumumam Siswa yang lulus seleksi tahap I tanggal 22 Juni 2011
C. Pendaftaran ulang siswa yang lulus seleksi tahap I tanggal 23 Juni 2011
D. Tes kematangan, bakat dan minat dengan Psikolog bagi siswa yang lulus seleksi tahap I tanggal 24 Juni 2011
E. Pengumuman siswa yang lulus tes dan daftar ulang tanggal 27 Juni 2011
F. Pendaftaran Ulang Cadangan tanggal 28 Juni 2011 mulai pukul 08.00 – 12.00 wib.

Bukittinggi, Juni 2011
Panitia PPDB

----
Download : Pengumuman PPDB 2011 SD02PC

Senin, 02 Mei 2011

SDN 02 Percontohan Resmi dipimpin Erita, S.Pd

Perpindahan kepimpinan menjadi sesuatu yang sangat lazim terjadi, baik di pemerintahan maupun dalam pendidikan. Begitu juga dengan yang telah terjadi di sekolah ini. Terhitung 1 April 2011, SDN 02 Percontohan Bukittinggi resmi dipimpin oleh Erita, S.Pd sebagai Kepala Sekolah yang baru. Sedangkan kepala sekolah yang lama, Drs. H. M. Aswir, M. Pd, pindah tugas ke Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi.

Suatu pencapaian yang sangat luar biasa, dengan berbagai prestasi yang telah ditorehkan sekolah ini dibawah kepemimpinan Drs. H. M. Aswir, M. Pd, atau yang biasa dipanggil dengan Pak Win. Mulai dari tinggal kota, propinsi, hingga nasional. Bahkan sekolah ini juga telah bertitel RSBI terjadi pada era kepemimpinannya. Oleh karena prestasi inilah, Pak Win dianggap bisa membagikan ilmunya kepada sekolah-sekolah lain di Bukittinggi.

Sedangkan kepala sekolah baru sekolah ini, Erita, S. Pd atau yang akrab disapa Buk Ta ini, bukanlah sosok yang asing bagi sekolah ini. Beliau sempat menjadi guru pada program akselerasi di sekolah ini. Setelah berpindah tempat dan menjadi kepala sekolah di sekolah dasar lain, beliau kembali ke sekolah ini. Tentu sebuah reuni yang sangat luar biasa bagi beberapa guru yang telah lama berada di sekolah ini. Karena ternyata Buk Ta juga sempat merasakan kepemimpinan Pak Win saat menjadi guru akselerasi di sekolah ini.

Mereka berdua sosok yang luar biasa yang akan berpengaruh besar bagi sekolah ini, masa kini dan masa yang akan datang.

Sampai jumpa lagi Pak Win, mudah-mudahan ilmu yang telah beliau bagi di sekolah ini tak akan lekang oleh waktu. Dan beliau tetap menjadi bagian dari sekolah ini.
Selamat datang dan selamat bergabung Buk Ta, mudah-mudahan prestasi sekolah ini akan semakin mengkilap. Dan semoga menjadi pemimpin yang baik bagi sekolah ini.

Jumat, 25 Maret 2011

[KILAS BALIK] Memenangi Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional

Pada tanggal 15 Agustus 2008, Menteri Kesehatan diwakili oleh dr. Budihardja Singgih, MPH, Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat menerima 24 pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2008. Pemenang lomba berasal dari berbagai tingkatan sekolah TK/Raudhatul Athfal, SD/Madrasah Ibtidaiyah, SMP/Madrasah Tsanawiyah sampai SMU/SMK/ Madrasah Aliyah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sejak tahun 1991, melalui Surat Keputusan Bersama 4 Menteri, yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri, dilaksanakan Lomba Sekolah Sehat. Lomba ini bertujuan untuk memotivasi pemerintah daerah untuk membina dan mengembangkan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di daerahnya masing-masing dalam rangka mewujudkan sekolah sehat di Indonesia yaitu sekolah yang bersih dan nyaman, bebas dari sumber-sumber penyakit, peserta didiknya sehat dan bugar serta senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat.

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan ujung tombak pemberdayaan masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat. Menurut Menkes, saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari berbagai tingkatan. Kalau setiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan saja, maka akan ada 5 juta kader kesehatan yang dapat membantu terlaksananya dua strategi utama Depkes yaitu menggerakkan dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat, serta surveilans monitoring dan informasi kesehatan. melalui program UKS, derajat kesehatan serta kebiasaan perilaku hidup sehat anak usia sekolah dapat ditingkatkan. Misalnya dengan menjaga lingkungan sekolah dan sekitarnya melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan sekolah, tidak membuang sampah sembarangan, mencuci Pada anak usia TK dan SD masalah yang dihadapi biasanya berkaitan dengan kebiasaan berperilaku hidup bersih dan sehat seperti kebiasaan cuci tangan pakai sabun, potong kuku, dan gosok gigi. Sementara masalah kesehatan pada remaja berkaitan dengan perilaku berisiko seperti penyalahgunaan Napza, kehamilan yang tak diinginkan, abortus yang tidak aman, infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS dan lain-lain.

Adapun Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tahun 2008 untuk tingkat Taman Kanak-kanak adalah TK Islam AI-Azhar 13 Kec. Pulogadung, Jakarta; TK Negeri Pembina Kec. Lembur Situ, Kota Sukabumi; TK Negeri Pembina Lubuk Sikaping Kab. Pasaman, TK Negeri Pembina Kec. Sukarame Kota Bandar Lampung; TK Negeri Pembina Kec. Giri, Kab. Banyuwangi; dan TK Bunga Bangsa Kec. Kota Samarinda.

Pemenang tingkat Sekolah Dasar adalah SD Negeri Kranggan 1 Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto; SD Negeri 02 Percontohan Kayu Kubu Kota Bukittinggi; SD Negeri Pekayon 18 kec. Pasar Rebo, Jakarta; SD Negeri 1 Bangbang ec. Tembuku, Kab. Bangil; SD Plus Nurul Aulia Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi; dan MI Negeri Sukamulya Kec. Balaraja, Kab. Tangerang.

Pemenang tingkat Sekolah Menengah Pertama adalah MTs Negeri 1 Kota Malang, SMP Negeri 1 Kab. Lampung Barat, SMP Negeri 1 Pamulang Kab. Tangerang, MTs Negeri 24 Jakarta Timur, SMP Negeri 3 Abiansemal Kab. Badung, dan SMP Negeri 10 Kota Samarinda.

Pemenang tingkat Sekolah Menengah Atas adalah SMA Negeri 10 Kota Malang, SMA Negeri 48 Jakarta, SMA Negeri 1 Rembang Kab. Purbalingga, MA Negeri III Mlati Kab. Sleman, SMA Dwi Warna Kab. Bogor, dan SMA Swadhipa Bumisari Kab. Lampung Selatan.

Bagi Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional diikutkan dalam berbagai kegiatan kenegaraan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Rl.
----
sumber : www.promosikesehatan.com

Kamis, 17 Maret 2011

Berkah Pendidikan Sanitasi di Sekolah

Anak-anak SD Percontohan 2 Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, bermain riang. Saat itu jam istirahat. Mereka tak segan duduk di lantai sekolah. Lantai porselin berwarna putih itu tampak mengkilat. Tak satu pun sampah mengotorinya.

Tong sampah terpasang di depan ruang kelas. Satu untuk sampah organik, dan satunya lagi untuk anorganik. Tong sampah organik terisi hampir seperempatnya. Sedangkan tong anorganik hanya menampung beberapa lembar bungkus plastik.

Tanpa disuruh, murid SD itu membuang sampah yang ditemuinya ke tempatnya. Poin demi poin telah menunggu. Siapa yang terbanyak membuang sampah dalam sebulan akan mendapatkan hadiah. Ada buku, pensil dan alat tulis lainnya. Murid-murid saling berlomba menjadi jawara pengumpul sampah.

“Ini adalah satu cara kami mengajarkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan, khususnya sampah,” kata Kepala Sekolah SD Percontohan 2 Bukittinggi Drs HM Aswir MPd beberapa waktu lalu. Tak cukup itu, sekolah pun menyediakan tempat pengomposan. Sampah-sampah organik tak perlu dibuang. Semua dikomposkan. Hanya anorganik yang dibuang.

Tiap hari ada dua kelas yang piket kebersihan sekolah. Ada juga piket kebersihan kelas. Kombinasi piket ini mampu memelihara kebersihan sekolah. “Mereka mampu menciptakan lingkungan yang bersih,” kata Aswir.

Siswa pun sudah biasa cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas. Wastafel yang terpasang di depan setiap kelas memudahkan mereka mempraktikkan bagaimana menjaga kebersihan tangan dari kuman.

Munculnya kesadaran sanitasi ini tidak lepas dari proses pembelajaran. Sanitasi dicangkokkan dalam mata pelajaran yang tepat seperti lingkungan hidup.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Bukittinggi Dra Ellia Makmur, MM menjelaskan, pihaknya telah mengembangkan pendidikan sanitasi ini sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. “Kita fokuskan pendidikan lingkungan hidup pada sanitasi,” kata Ellia.

Sejak dini anak-anak dididik untuk peduli terhadap lingkungannya. “Bagaimana sampah harus dikelola, bagaimana got-got di sekolah tidak mampet, bagaimana menjaga kesehatan diri, termasuk bagaimana mendaur ulang sampah. Walau pun belum semua sekolah,” jelasnya.

Gerakan kesadaran lingkungan itu terus berlangsung di dunia pendidikan di kota sejuk ini. Ellia menargetkan, setiap siswa yang lulus nanti mempunyai sikap mental yang terbudaya di sekolah.

Pihak Dinas Pendidikan pun mengadakan lomba UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) secara periodik. Ini dalam rangka memicu sekolah. Guna mendukung itu Dinas membantu sarana dan prasarana. Dinas juga mengarahkan agar di SD ada dokter kecil dan di sekolah menengah ada dokter yang hadir setiap 15 hari. “Kami yakin jika anak-anak sehat, pendidikan sanitasi berarti telah berjalan ke arah yang lebih optimal,” kata Ellia.
----
sumber : www.sanitasi.or.id

Rabu, 16 Maret 2011

SDN 02 Percontohan Terapkan Kurikulum RSBI

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Percontohan Kota Bukittinggi telah menerapkan kurikulum rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI), sesuai rekomendasi dari Kementerian Pendidikan Nasional.

Kepala SD Negeri 02 Percontohan, Drs. H. M. Aswir M.Pd, mengatakan, nota persetujuan atau MoU RSBI ditandatangani oleh walikota dan kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga jakarta tanggal 23 juli 2009 lalu.

"Dari tanggal ketetapan sampai sekarang, SD 02 percontohan telah resmi menerapkan kurikulum sesuai RSBI pada setiap mata pelajaran," sebutnya.

Kata dia, diterapkannya kurikulum RSBI merupakan tolak ukur keberhasilan bagi setiap siswa yang tamat setiap tahunnya, agar mampu bersaing dengan siswa tamatan di internasional, dengan menerapkan pengembangan teknologi di dunia pendidikan berupa alat pendukung dalam proses belajar mengajar.

Menudukung RSBI, ucanya, para guru dan siswa juga diterapkan pembelajaran bahasa inggris tiga kali dalam seminggu, untuk menambah pembendaharaan kata, dengan mengaktifkan peran guru bahasa inggris yang ada.

"Ditargetkan seluruh guru dan siswa mampu berbahasa inggris, sebagai salah satu indikator sekolah dalam menerapkan kurikulum rintisan sekolah bertaraf internasional," paparnya.

Disampaikan, target kedepan dari penerapan RSBI untuk meningkatkan pendidikan khususnya bagi siswa di SD percontohan, dan secara umum meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bukittinggi.
----
sumber : bukittinggikota.go.id